Oleh: Zi
WUDU merupakan suatu ritual keagamaan yang tujuannya agar diri suci sebelum mengerjakan suatu ibadah. Setiap muslim wajib berwudhu terlebih dahulu sebelum salat. Apalagi di kalangan santri yang setiap harinya tidak lepas dari sholat dan mengaji, pastinya wajib mempunyai wudu.
Runtutan wudu dimulai dengan membaca niat dalam hati ketika membasuh wajah. Kemudian membasuh semua wajah. Dilanjutkan membasuh kedua tangan sampai siku-siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kaki sampai mata kaki. Dan terakhir adalah tertib. Jadi apabila seseorang mendahului membasuh tangan dari pada niat maka hukum wudunya tidak sah karena tidak tertib (lihat Al-Bajuri ala Ibnu Qosim; halaman 46). Diakhir wudu dianjurkan membaca doa seperti berikut.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ
Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya . Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya . Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci, dan jadikanlah aku dari golongan hamba-Mu yang shaleh.”
Setelah itu wajib hukumnya menjaga wudu hingga ibadah yang hendak dikerjakan selesai. Selain wudu sebagai syarat sahnya ibadah, ia memiliki manfaat lain yang sangat sayang apabila diabaikan. Penulis akan sebutkan tiga manfaat atau fadilah menjaga wudu, yaitu.
- Tubuh bercahaya di hari akhir.
Nabi bersabda, “Sesungguhnya umatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan mereka keluar cahaya dari anggota-anggota wudu mereka karena bekas wudu mereka.
Barangsiapa di antara kalian yang mampu memanjangkan cahayanya, maka lakukanlah!” (H.R. Bukhari).
- Menggugurkan dosa-dosa.
Dari Utsman bin Affan radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang berwudhu lalu membaguskan wudhunya’, keluarlah dosa-dosanya dari badannya bahkan (dosa-dosanya) akan keluar dari bawah kuku-kukunya.” (Shohih. HR.Muslim)
- Terhindar dari Perbuatan Maksiat.
Orang yang menjaga wudu Insyaallah bisa menahan diri dari perbuatan maksiat. Sebab demi menjaga kesucian/wudu agar tidak batal, seseorang akan menghindari maksiat.
Demikian sekelumit fadilah wudu, semoga kita dimampukan mengamalkannya.